Jakarta – Humas BKN, Dalam gelaran Sarasehan Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) tingkat nasional yang berlangsung pagi ini Senin, (27/11/2017) di Kantor Pusat BKN Jakarta, Ketua Umum Dewan Pengurus KORPRI Nasional (DPKN) Zudan Arif Fakrulloh menyampaikan bahwa Gerakan Nasional Revolusi Mental (GRNM) menuntut perubahan karakteristik ASN yang lebih dinamis.

Ketua Dewan Pengurus Korpri Nasional Prof. Dr. Zudan Arif Fakhrulloh memberikan arahan pada Sarasehan Korpri Tingkat Nasional di lantai 5 gedung I BKN Pusat Jakarta, Senin (27_11).  Zudan menjelaskan ada 4 (empat) tuntuntan karakteristik ASN pada masa kini yakni:

1) ASN sebagai perekat dan pemersatu bangsa (Indonesia Bersatu);

2) ASN yang beritikad anti korupsi dalam menjalankan tugas (Indonesia Bersih);

3) ASN sebagai bagian KORPRI berkreasi untuk berwirausaha (Indonesia Mandiri); dan

4) ASN yang bertanggung jawab (Indonesia Tertib).

Ketua Umum DPKN Zudan yang juga merupakan Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) tersebut menginformasikan bahwa KORPRI sudah bergerak ke era kekinian dengan menghadirkan unit usaha digital seperti Tok Tok Korpri. Selain itu di lingkup sejumlah instansi pusat dan daerah juga telah didirikan Korpri Mart misalnya di BKN. Termasuk menghadirkan program yang memberi kemudahan bagi ASN untuk melakukan ibadah umroh melalui Umroh Gampang.

Perihal konsep ASN yang mendukung Indonesia Bersih, Kepala BKN Bima Haria Wibisana selaku Sekretaris Jenderal DPKN menekankan bahwa kriteria ANTI KORUPSI harus menjadi bagian dari jati diri ASN.

Sumber : http://www.bkn.go.id/berita/sarasehan-hut-ke-46-korpri-ada-4-tuntutan-karakteristik-asn-zaman-now